RADIUS

Wed Oct 13 2021 01:15:12 GMT+0000 (UTC)

#Olahraga

MotoGP Siap Berpacu di Sirkuit Mandalika

Pemerintah mengizinkan adanya penonton yang bisa melihat langsung ajang tersebut, dengan kapasitas 25.000 tempat duduk

Sirkuit Mandalika di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, siap menggelar MotoGP Tahun 2022. (ig)

Malang-Radius – Pemerintah Indonesia secara resmi mengumumkan Sirkuit Mandalika siap dibuka November 2021 mendatang. Ada tiga ajang bergengsi dunia yang siap digelar di sirkuit sepanjang 4,31 kilometer tersebut.

“Ada Idemitsu Asia Talent Cup pada 12-14 November 2021. Ada Indonesia Mandalika World Superbike pada 19-21 November 2021, serta untuk persiapan MotoGP yang akan diselenggarakan tahun depan,” Kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam konferesi virtualnya Senin, (11/10/2021).

Kabar baiknya lagi, Pemerintah mengizinkan adanya penonton yang bisa melihat langsung ajang tersebut, dengan kapasitas 25.000 tempat duduk. Tentu, semua yang datang harus mengikuti aturan protokol kesehatan, salah satunya sudah mendapatkan vaksin lengkap.

Airlangga juga memaparkan nantinya semua kru dan tim yang akan mengikuti ajang balap ini akan melakukan karantina terlebih dahulu selama lima hari guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Indonesia. Pihak penyelenggara juga wajib membentuk satgas protokol kesehatan untuk pengawasan di lokasi acara, termasuk penyediaan masker secara gratis oleh satgas TNI dan Polri.

Kowara Intan Pratiwi bersama Maverick Vinales. (ig)

Selain itu, persiapan yang dilakukan pemerintah adalah mempercepat vaksinasi mayarakat di Kabupaten Lombok Tengah, NTB yang harus mencapai 50 persen dosis kedua sebelum Sirkuit Mandalika dibuka. Saat ini, jumlah capaian vaksin di daerah tersebut, untuk dosis pertama 75,31 persen dan dosis kedua baru 13,55 persen.

Federation Internationale de Motcyclisme (FIM) dan Dorna WorldBSK Organization (DWO) memastikan Indonesia sebagai penyelenggara balap motor Word Superbike (WorldSBK) perdana pada November 2021.

Sebelumnya, Sirkuit Mandalika ditargetkan menjadi tuan rumah MotoGP pada 2021 ini, namun rencana berubah, perhelatan MotoGP resmi diundur pada Maret 2022 mendatang.

Mengutip Kompas.com, keputusan yang diambil ini dilakukan lantaran situasi Covid-19 dan mengedepankan penanganan Covid-19 terlebih dahulu. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Kowara Intan Pratiwi saat berada di Sirkuit Sepang, Malaysia. ((ig)

Dibukanya sirkuit yang memiliki 17 tikungan itu, merupakan angin segar bagi penggemar ajang motor pacu. Mereka tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk bertemu langsung pebalap idolanya.

Salah satunya adalah Kowara Intan Pratiwi, yang mengaku siap datang ke Mandalika melihat langsung MotoGP di sana. “Mandalika International Street Circuit sepertinya akan menjadi satu-satunya sirkuit jalan raya terunik yang menjadi bagian kalender MotoGP,” kata Intan Pratiwi kepada Radius.

Perempuan berusia 25 tahun ini menjelaskan bagaimana suasana sirkuit Mandalika yang berada di kawasan ekonomi khusus, dikelilingi panorama perbukitan dan laut di pesisir Selatan Pulau Lombok. Menurutnya, melalui sirkuit Mandalika nama Indonesia semakin dikenal di kancah Internasional.

“Artinya, ketika digelar, Indonesia sudah menjadi bagian dari pemain global, bahwa negara ini aman, maju, negara yang ramah dan orang-orang tak perlu khawatir datang ke Indonesia,” tandasnya.

Sebelumnya, penggemar Marc Marquez itu pernah datang langsung menyaksikan MotoGP di sirkuit Sepang, Malaysia pada tahun 2018 dan 2019. Jika nantinya Sirkuit Mandalika resmi dibuka, dia berharap memiliki keunikan tersendiri yang bisa diunggulkan dibandingkan dengan sirkuit di negara lain melalui ekonomi pariwisatanya.

Bersama Franco Morbidelli, (ig)

Tapi jangan senang dahulu, berkaca pada Pekan Olahraga Nasional (PON) yang diselenggarakan di Papua, Airlangga Hartanto menyebut ada 83 atlet PON yang terkornfirmasi positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 72 persen yang terkonfirmasi positif berasal dari atlet, 23 persen official, serta masing-masing 1,5 persen berasal dari pelatih, wasit dan wartawan.

Atlet paling banyak terkonfirmasi positif adalah cabang Judo, Sepatu Roda, Motorcross, Panahan, serta Kriket yang berasal dari Provinsi DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jambi dan Bali.

Adanya klaster baru di ajang PON Papua ini, ditengaraiadanya penyebaran virus di tempat penginapan para atlet dan pada saat makan bersama. Tentu hal ini menjadi catatan untuk event-event besar lainnya.

“Hasil evaluasi kami, penularan terjadi di tempat penginapan karena satu kamar terdiri dari 4-6 orang. Juga saat mereka melakukan makan bersama. Ini catatan perbaikan protokol kesehatan perlu diperketat lagi,” kata Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan dalam konferensi virtual.

Budi juga menyampaikan ada tujuh atlet yang terkonfirmasi positif sebelum selesai masa isolasi sudah keluar dari tempat karantina dan kembali ke daerah asal. Ada dari Tarakan, Jambi, Sidoarjo dan Yogyakarta.

Airlangga Hartarto sebagai Ketua Komite penanganan covid dan pemulihan ekonomi di luar Jawa-Bali ini menyampaikan semua yang memiliki kepentingan di PON Papua ketika pulang harus melalui karantina terpusat di daerah asalnya.

Pada ajang Sirkuit Mandalika mendatang, Pemerintah menginstruksikan untuk menyiapkan Satgas Covid-19, perlunya protokol kesehatan di semua asrama, harus jaga jarak, melakukan secara acak tes PCR, serta menyediakan tempat karantina terpusat.

Reporter : shintya juliana putri

Editor : chusnun hadi