Media sosial jadi alat berbuat baik bagi mereka yang bisa menghargai orang lain dengan segala cara. Di saat yang sama, kemajuan teknologi justru jadi tempat bersembunyi bagi mereka yang disebut orang Jawa sebagai; "wani silit wedi rai". Menghujat di balik topeng candaan yang menormalisasi tindakan kejahatan kemanusiaan.